Tampilkan postingan dengan label Romansa. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Romansa. Tampilkan semua postingan

Minggu, Oktober 03, 2010

Menumbuhkan rasa sayang pasangan



Dalam kehidupan berumah tangga, ketentraman, ketenangan dan kasih sayang antara pasutri merupakan target utama.Hal itu bisa jadi merupakan tolak ukur kebahagiaan pasutri tersebut. Pasang surut hubungan pasti akan terjadi, tapi pasang surut tersebut hendaklah sebagai dinamika yang memang harus ada sebagai sarana pendewasaan diri. Jadi, friksi adalah hal biasa dan harus di selesaikan dengan cara dewasa, mengingat target pernikahan adalah mewujudkan keluarga yang tenang, aman dan penuh kasih sayang.

Dunia itu seimbang, apabila ada friksi maka tentunya ada hal-hal yang bisa menumbuhkan rasa kasih sayang antara pasangan suami istri.

1. Hadiah.
Hadiah berpengaruh besar kepada pasangan suami atau istri, apalagi dalam moment yang tepat. Terkadang pasangan tidak melihat besarnya hadiah tersebut, namun lebih dari itu, dia akan merasa di hargai dan diperhatikan oleh pasangannya. Ungkapan kasih sayang berupa hadiah ini jangan di artikan memberi sesuatu yang membuat kantong bolong :) tapi cukup dengan memberi hal-kecil namun disukai oleh pasangan merupakan hal yang bisa menumbuhkan rasa sayang. Beli permen, beli martabak atau semisalnya.
2. Memberi salam.
Salam dalam banyak hal sangat berpengaruh terhadap kondisi kejiwaan seseorang.Dia bisa menjadi pengusir keterasiangan, kesepian dan juga kemarahan. Ketika suami ijin keluar rumah untuk suatu keperluan dan istri menunggu dirumah dengan harap harap cemas, maka dengan salam yang diucapkan oleh sang suami, tentunya akan membuat hati istri terasa plong, lega dan terusirlah kemarahan yang mungkin terpendam.
3. Membantu
Satu hal lagi yang bisa menumbuhkan kasih sayang adalah membantu pekerjaan pasangan. Misalnya suami memasak atau menyiram bunga. Dengan membantunya, maka istri akan berpikir , ternyata suami saya ingin agar pekerjaan saya menjadi lebih ringan, mungkin wujud cintanya kepada saya.Tentunya, istri akan membalasnya dengan cinta pula.Namun perlu di ingat, adakalanya suami merasa gengsi untuk melakukan pekerjaan istri, namun percayalah, dengan suami membantu pekerjaan istri, maka akan ada energi positip yang bisa mempengaruhi hubungan pasutri.
4. Sentuhan, bisikan atau penampilan
Sentuhan adalah salah satu bahasa cinta, cinta dan kasih sayang tanpa sentuhan akan terasa hampa dan kalau dibiarkan berlarut-larut tentunya akan terasa garing hidup ini :). Sentuhan, bisikan disamping mendekatkan secara fisik, dia akan bisa mendekat
kan secara emosi. Jadi hampir dipastikan, ketika kedekat emosi terjalin, maka pasangan kita akan merespon hal yanh mungkin hanya di ketahui oleh pasangan kita dan kita sendiri.

Empat hal yang mungkin bisa menambah rasa sayang kita kepada pasangan. Saya yakin masih banyak cara untuk melakukannya.

Salam,
Herry

Rabu, April 14, 2010

Surat untuk istriku



Istriku…
Kutilaskan surat ini sebagai rasa cinta kepadamu, sebagai wujud rasa sayang kepada para bidadari kecilku. Yang semua itu adalah anugerah yang teramat besar dari Allah kepadaku… Anugerah yang tidak bisa ternilaikan dengan uang semata.
Istriku… Sudah bertahun kita berumah tangga, pahit manis jalan kehidupan ini telah banyak kita lalui, engkau selalu menemaniku disaat aku susah,senang , sedih atau gembira, yang itu semua membuat aku semakin mengerti akan pengorbanan dirimu. Kutahu, engkau senantiasa mencoba membahagiakanku saat aku dilanda kesedihan dan engkau selalu menyemangatiku disaat aku putus asa. Semua itu membuatku mengerti, bahwa engkau adalah wanita yang kuat yang pernah kutahu. Meski engkau terlihat lelah, seharian berjibaku dengan bidadariku, namun engkau selalu menyambutku disaat aku pulang, membuat makanan kesukaanku dan tak lupa menyeduhkan teh hangatku. Semoga, apa yang telah engkau lakukan dapat memberikan nilai ibadah kepada-Nya. Karena sesungguhnya engkau ibarat seorang Mujahidah didalam rumah tanggaku, yang berjuang untuk kebaikan diriku, dirimu dan bidadariku.

Kutahu terkadang engkau tidak suka dengan tingkahku, namun dengan kelembutanmu, engkau selalu menasehati untuk kebaikan, Maafkan mungkin karena egoku, hingga aku sering mengabaikanmu. Aku tahu, disaat menasehatiku bukan karena engkau membenciku, namun lebih karena engkau menyayangiku.

Istriku… tak terasa, bidadari kecil titipan Illahi telah tumbuh semakin besar. Dengan segala tingkah polahnya, simphoni kelucuan, gemesin, jengkelin adalah nyanyian harian yang mereka lagukan untuk dirimu. Ku tahu, dengan kesabaranmu, engkau selalu merawat mereka dengan kasih sayang, dimana cintamu kepada mereka ibarat bulan menemani malam dan matahari menemani siang.

Engkau tahu, bahwa hidup tidak akan pernah lepas dari ujian dan juga cobaan.Ibarat kapal yang berlayar, kehidupan akan senantiasa menemui masa-masa sulit dan juga menemui masa lapang. Kuharap darimu untuk selalu sabar dan tawakal dalam menghadapi itu semua. Yakinlah, bahwa setiap cobaan akan ada hikmahnya dan setiap cobaan pasti akan ada akhirnya. Bukankan itu semua adalah Janji-Nya?

Istriku….Nikmat dari-Nya adalah nyanyian harian yang terkadang mungkin tidak kita sadari. Bersyukur adalah dzikir pagi soremu, memohon ampun adalah alunan doamu. Kumintakan kepadamu, untuk selalu berdoa akan kebaikanku dan anak-anakku, karena doa ibu akan senantiasa didengar oleh-Nya dan kasihmu selalu menghangatkanku.

Kuingat, Nabi kita bersabda:""Barangsiapa diantara kalian mempunyai tiga orang anak gadis lalu ia sabar merawatnya dalam keadaan susah dan senang, maka Allah akan memasukkan dia sorga berkat kasih sayang orang itu kepada ketiganya", lalu seseorang bertanya:"Bagaimana dengan dua wahai Rasulullah?", beliau menjawab "Demikian juga dengan dua", lalu orang itu bertanya lagi: "Bagaimana dengan satu wahai Rasulullah?" beliau menjawab "Demikian juga dengan satu" (H.R. Ahmad)

Mudah-mudahan tetesan keringatmu, menjadi saksi atas kebaikanmu, kelak dihari perhitungan. Dan yang kutahu, engkau akan berbuat yang terbaik buatku. Lain itu, kumintakan darimu untuk mendidik bidadariku menjadi mujahidah shaleha,sebagaimana janji kita dahulu, untuk menjadikan rumah tangga sebagai kawah candradimuka generasi rabbani, yang dengan ditanganya rangkaian bunga indah dapat menghiasi taman kehidupan.

Dari Suamimu,
HS

Kamis, April 09, 2009

My lovely city...



Teman…

Dalam hidup, kita mempunyai kenangan indah tentang masa kecil, tentang kampong halaman kita, tentang ayah ibu, tentang perjalanan asmara kita, tentang perjalanan anak-anak kita. Intinya adalah masa-masa indah dahulu yang pernah kita dapatkan.

Kenangan yang mendalam yang membekas dalam diri ini biasa saya sebut sebagai bunga cinta kehidupan.
Semarang adalah salah satu kawah candradimuka dalam menjalani hidup ini, disanalah sebagaian besar waktu saya untuk belajar, belajar segala hal.

Dulu, ingat betul saya dengan supermarket Sri ratu di dekat pasar Johar, waktu itu supermarket ini lah yang paling besar.. Pernah suatu waktu saya main video game di Kanjengan, pernah suatu waktu saya lihat band di GOR simpang lima, pernah satu ketika saya ikutan test Akabri di Stadion Diponegoro... Tempat-tempat itu, bagaikan irama kehidupan yang indah dalam kehidupan saya.
Sebagian tempat-tempat itu sekarang sudah beralih fungsi namun sebagian besar juga masih ada.
Masa lalu selalu indah untuk dikenang.. Terlalu manis untuk dilupakan..
Ah…. Sungguh indah hidup ini..

Salam Tjinta,
Dan Semarang adalah salah satu kawah candradimuka tentang kehidupan

Rabu, Mei 31, 2006

Karena waktu telah tiba

Belum hilang abu yang berdebu
Menari, menyanyi diantara batuan matahari
Dan asap pun berkejaran
Karena isi bumi tak hendak menepi

Pagi itu, deburan ombak menyapa
menggulung tanah berbatu, berdebu
Pagi di Jogya.....
Karena tidur pun harus berjajaran
Karena waktu telah tiba

Adalah tangis, jerit dan rintih
Menorehkan luka memancar duka
Dan awan pun menyelimuti
Karena kasih sayang harus ada
Satu, dua, tiga semua terbilang

Dan gunung pun menegur
sapa akan kesombongan manusia
Untuk kembali, mencari muara sejati
Karena waktu adalah rahasia
Entah kapan akan menegur
dengan teguran yang lebih keras

Karena kita terlalu bodoh
untuk menghayati, merenungi tentang semua yang ada

Dari sini kita mencoba,
bahwa adalah mudah bagiNya untuk berbuat
Menghilangkan apa yang dipunya

Jadi, untuk apa kita berbangga
pada semua yang ada.


Kabil, medio june 06

Kamu Elang, bukan ayam

*Kamu Elang, bukan ayam* Dahulu kala, entah gimana cerita awalnya, ada sebutir telor elang yg di erami oleh induk ayam. setelah meneta...