Selasa, April 29, 2008

Milad Aisha Salon Wanita I

Matahari masih malu – malu untuk menampakan diri, pagi itu hujan rintik – rintik masih tersisa dari hujan semalaman, segenap karyawan aisha salon dan keluarganya sudah berkumpul didepan BCS mall untuk persiapan agenda Family Gathering dalam rangka milad aisha salon I yang akan di selenggarakan di pantai Batam View resort – Batam.
Rombongan berangkat jam 8 tepat, namun sebelumnya rombongan mampir dulu ke Musholla An Nur dibilangan Kurnia Djaya, untuk mendengarkan tausiah oleh Ustadz Ismail, imam di masjid kami. Dalam tausiah tersebut, disebutkan pentingnya akan akhlak dan ibadah bagi karyawan, seperti yang divisikan oleh manajemen Aisha Salon, bahwa karyawan aisha salon harus mempunyai akhlak yang baik. Pelayanan yang baik adalah bukti dari pekerjaaan yang bernilai ibadah. Disini juga ada sedikit tanya jawab oleh karyawan dan ustadz, terutama masalah ibadah dan akhlak.

Setelah mengadakan pengajian , rombongan berangkat ke Batam view, sampe ditempat pukul 11 siang, dan mereka istirahat sebentar. Rombongan yang dipimpin oleh Manajer Salon , mbak Rina, beranggotakan 12 karyawan putri ini dan 16 anggota keluarganya. Sesampai di Resort disambut oleh manajeman batam view resort dan selanjutnya di perkenalkan kepada para instruktur dalam arena permainan yang telah disediakan.

Rombongan karyawan dan anggota keluarga di bagi menjadi empat kelompok, masing – masing kelompok menunjuk ketuanya. Kemudian masing diadakan berbagai jenis lomba session I ato para instruktur menyebut session kering, seperti Volley pantai, bakiak, balam karung dan balap kelerang. Dalam lomba ini, acara dipandu oleh pembawa acara yang disediakan oleh Batam View, acarnya sangat meriah.

Setelah selesai session pertama ini, maka dilanjutkan dengan Ishoma, makan sama sama ditepi pantai adalah sesuatu yang jarang kita lakukan, Diiringi oleh musik yang lembut, seakan memanjakan para peserta setelah lelah mengikuti lomba.

Tiba- tiba.. Prriiiitttt… tepat jam setengah dua siang, instruktur membunyikan peluit untuk melanjutkan lomba sesi ke dua, lomba basah mereke sebut, lomba dilaut, masing – masing kelompok bergabung lagi untuk mengikuti lomba itu,diantaranya lomba pukul bantal, lomba ular-ularan dan loba kayak. Dalam lomba ini semua peserta basah semua, canda tawa memberikan support bagi teman yang ikut lomba memberikan suasana yang meriah dan ramai.

Dalam session ini, terjadi insiden, Aisha , si kecil tenggelam ke laut, alhamdulillah saya lihat sendiri pas kejadian, mirip adegan film, saya lari langsung menyelamatkan dia yang tengah kepayahan mau tenggelam, saya yang dari tadi cuman photo sana photo sini akhirnya basah juga, akhirnya dalam sesi ini saya ikut juga untuk memeriahkan lomba sesi basah ini  

Sebagai bonus hadiah, maka para instruktur mengajak untuk naik banana boat, semacam perahu pisang yang ditarik oleh boat, masing- masing pisang mengangkut 5 orang, dengan perjalanan ke tengah laut selama 30 menit tentunya mempunyai pengalaman tersendiri bagi rekan- rekan. Ketika ditengah laut, instruktur tiba- tiba membalikkan banana tersebut, sehingga para peserta pada terjun ke laut lepas.. upss.. jangan kawathir, mereka dah dilengkapi dengan baju pelampung.

Setelah acara banana boat, acara bebas, mereka santai menikmati matahari sore di batam view, sebelum akhirnya berkemas – kemas untuk pulang ke rumah masing- masing.

Hari itu benar- benar membuat kami sangat gembira, melupakan sejenak kepenatan kerja dan hiruk pikuknya kerja. Diakhiri dengan penyerahan hadiah bagi karyawan berprestasi dan juga ceramah dari saya tentang impian , harapan dan cita- cita saya untuk salon dan para karyawan.

Sore itu, kami semua pulang kerumah masing- masing dengan rasa gembira dan badan capek- capek, mudah-mudahan acara seperti ini bisa ditradisikan setiap tahunnya.

Batam View Resort,
24 April 2008

Rabu, Mei 31, 2006

Karena waktu telah tiba

Belum hilang abu yang berdebu
Menari, menyanyi diantara batuan matahari
Dan asap pun berkejaran
Karena isi bumi tak hendak menepi

Pagi itu, deburan ombak menyapa
menggulung tanah berbatu, berdebu
Pagi di Jogya.....
Karena tidur pun harus berjajaran
Karena waktu telah tiba

Adalah tangis, jerit dan rintih
Menorehkan luka memancar duka
Dan awan pun menyelimuti
Karena kasih sayang harus ada
Satu, dua, tiga semua terbilang

Dan gunung pun menegur
sapa akan kesombongan manusia
Untuk kembali, mencari muara sejati
Karena waktu adalah rahasia
Entah kapan akan menegur
dengan teguran yang lebih keras

Karena kita terlalu bodoh
untuk menghayati, merenungi tentang semua yang ada

Dari sini kita mencoba,
bahwa adalah mudah bagiNya untuk berbuat
Menghilangkan apa yang dipunya

Jadi, untuk apa kita berbangga
pada semua yang ada.


Kabil, medio june 06

Selasa, Mei 30, 2006

9 Teknik Untuk Berhenti Berfikir Negatif

Untuk sebagian besar dari kita, berpikir negatif mungkin sudah menjadi bagian dari diri. Ketika hal-hal tidak sesuai rencana, kita dengan mudah merasa depresi dan tidak bisa melihat sisi baik dari kejadian tersebut…
Berpikiran negatif tidak membawa kemana-mana, kecuali membuat perasaan tambah buruk, yang lalu akan berakibat performa kita mengecewakan. Hal ini bisa menjadi lingkaran yang tidak berujung.

Jessica Padykula menyarankan sembilan teknik untuk mencegah dan mengatasi pikiran negatif yang adalah sebagai berikut:
1. Hidup di saat ini.
Memikirkan masa lalu atau masa depan adalah hal yang sering membuat kita cemas. Jarang sekali kita panik karena kejadian masa sekarang. Jika Anda menemukan pikiran anda terkukung dalam apa yang telah terjadi atau apa yang belum terjadi, ingatlah bahwa hanya masa kini yang dapat kita kontrol.
2. Katakan hal positif pada diri sendiri
Katakan pada diri Anda bahwa Anda kuat, Anda mampu. Ucapkan hal tersebut terus-menerus, kapanpun. Terutama, mulailah hari dengan mengatakan hal positif tentang diri sendiri dan hari itu, tidak peduli jika hari itu Anda harus mengambil keputusan sulit ataupun Anda tidak mempercayai apa yang telah Anda katakan pada diri sendiri.
3. Percaya pada kekuatan pikiran positif
Jika Anda berpikir positif, hal-hal positif akan datang dan kesulitan-kesulitan akan terasa lebih ringan. Sebaliknya, jika Anda berpikiran negatif, hal-hal negatif akan menimpa Anda. Hal ini adalah hukum universal, seperti layaknya hukum gravitasi atau pertukaran energi. Tidak akan mudah untuk mengubah pola pikir Anda, namun usahanya sebanding dengan hasil yang bisa Anda petik.
4. Jangan berdiam diri.
Telusuri apa yang membuat Anda berpikiran negatif, perbaiki, dan kembali maju. Jika hal tersebut tidak bisa diperbaiki lagi, berhenti mengeluh dan menyesal karena hal itu hanya akan menghabiskan waktu dan energi Anda, juga membuat Anda merasa tambah buruk. Terimalah apa yang telah terjadi, petik hikmah/pelajaran dari hal tersebut, dan kembali maju.
5. Fokus pada hal-hal positif.
Ketika kita sedang sedang berpikiran negatif, seringkali kita lupa akan apa yang kita miliki dan lebih berfokus pada apa yang tidak kita miliki. Buatlah sebuah jurnal rasa syukur. Tidak masalah waktunya, tiap hari tulislah lima enam hal positif yang terjadi pada hari tersebut. Hal positif itu bisa berupa hal-hal besar ataupun sekadar hal-hal kecil seperti 'hari ini cerah' atau 'makan sore hari ini menakjubkan'. Selama Anda tetap konsisten melakukan kegiatan ini, hal ini mampu mengubah pemikiran negatif Anda menjadi suatu pemikiran positif. Dan ketika Anda mulai merasa berpikiran negatif, baca kembali jurnal tersebut.
6. Bergeraklah
Berolahraga melepaskan endorphin yang mampu membuat perasaaan Anda menjadi lebih baik. Apakah itu sekadar berjalan mengelelingi blok ataupun berlari sepuluh kilometer, aktifitas fisik akan membuat diri kita merasa lebih baik. Ketika Anda merasa down, aktifitas olahraga lima belas menit dapat membuat Anda merasa lebih baik.
7. Hadapi rasa takutmu
Perasaan negatif muncul dari rasa takut, makin takut Anda akan hidup, makin banyak pikiran negatif dalam diri Anda. Jika Anda takut akan sesuatu, lakukan sesuatu itu. Rasa takut adalah bagian dari hidup namun kita memiliki pilihan untuk tidak membiarkan rasa takut menghentikan kita.
8. Coba hal-hal baru
Mencoba hal-hal baru juga dapat meningkatkan rasa percaya diri. Dengan mengatakan ya pada kehidupan Anda membuka lebih banyak kesempatan untuk bertumbuh. Jauhi pikiran 'ya, tapi…'. Pengalaman baru, kecil atau besar, membuat hidup terasa lebih menyenangkan dan berguna.
9. Ubah cara pandang
Ketika sesuatu tidak berjalan dengan baik, cari cara untuk melihat hal tersebut dari sudut pandang yang lebih positif. Dalam setiap tantangan terdapat keuntungan, dalam setiap keuntungan terdapat tantangan.

Kamu Elang, bukan ayam

*Kamu Elang, bukan ayam* Dahulu kala, entah gimana cerita awalnya, ada sebutir telor elang yg di erami oleh induk ayam. setelah meneta...